Kemunduran benih adalah mundurnya mutu fisiologis benih yang menimbulkan perubahan menyeluruh di dalam benih, baik fisik,fisiologi maupun kimiawi yang mengakibatkan menurunnya viabilitas benih atau penurunan daya kecambah yang ditandai dengan penurunan daya berkecambah, peningkatan jumlah kecambah.Kemunduran benih dapat diterangkan sebagai berikut:
1.Yang dimaksud laju deteriorasi adalah berapa besarnya penyimpan terhadap keadaan optimum untuk mencapai maksimum.Hal ini dipengaruhi oleh dua peristiwa, yaitu
Kemunduran benih karena sifat genetis biasa disebut prosesdeteriorasi yang kronologis artinya, meskipun benih ditangani dengan baik dan faktor lingkungannya pun mendukung namun proses ini akan tetap berlangsung.
Proses initerjadi karena adanya faktor lingkungan yang tidak sesuai dengan persyaratan penyimpanan benih,atau terjadi penyimpangan selama proses pembentukandan prosesing benih.
Benih yang mengalami proses deteriorasi akan menyebabkan turunnya kualitas dan sifat benih jika dibandingkan pada saat benih tersebut mencapai masa fisiologinya. Turunnya kualitas benih dapat mengakibatkan viabilitas dan vigor benih menjadi rendah yang pada akhirnya akan mengakibatkan tanaman menjadi buruk.
Hal ini dapat dilihat pada tanaman di lahan yang memiliki viabilitas yang tinggi dan hasil panen yang menjadi jelek.RC. Mabesa (1993) mencirikan proses deteriorasi sebagai berikut :
1.Proses ini merupakan proses yang searah. Benih yang telah mengalami deteriorasi tidak akan kembali ke keberadaan semula,meskipun dengan memberikan perlakuan tertentu padanya.
2.Laju deteriorasi spesies yang satu dengan yang lain berbeda dan berbeda pula laju deteriorasi varietas-varietas dalan satu spesies.
3.Rentan terhadap stress faktor lingkungan. Benih yang telah menuaakan sangat peka terhadap perubahan faktor lingkungan pada saat dikecambahkan
4.Kondisi kecambah jelek. Kecambah yang dihasilkan kondisinya jelek sekali
5.Tidak berkecambah. Benih yang dikecambahkan tidak berkecambah meskipun benih tersebut sebenarnya belum mati
1.Gejala fisiologis Menurut Toole, Toole dan Gorman,kemunduran benih dapat ditunjukkan oleh
gejala fisiologis sebagai berikut:
- terjadinya perubahan warna benih
- tertundanya perkecambahan
- menurunnya, toleransi terhadap kondisi lingkungan sub optimum selama perkecambahan
- rendahnya toleransiterhadap kondisi simpan yang kurang sesuai
- peka terhadap radiasi;
- menurunnya pertumbuhan kecambah
- menurunnya daya berkecambah,dan
- meningkatnya jumlah kecambah abnormal.Untuk data selengkapnya bisa didownload disini
0 komentar:
Posting Komentar